Halaman

Friday, October 19, 2012

Bus Mira Terguling, Satu Meninggal

Akibatkan Macet Tiga Jam

SLEMAN - Kecelakaan bus kembali terjadi di jalur Surabaya-Jogjakarta. Seorang penjual buah, Jamini, 65, tewas setelah tertabrak bus ekonomi Mira di Jalan Solo Km 14 kemarin (19/10) sekitar pukul 12.30. Tepatnya di depan Rumah Sakit Bhayangkara, Kalasan, Jogjakarta.

Bus bernomor polisi S 7175 US itu terguling setelah membentur pembatas jalan. Lima di antara 20 penumpang bus yang menuju Jogjakarta tersebut mengalami patah tulang. Sisanya luka ringan karena lecet.

Sementara itu, sopir Basuki Mandra, 59, warga Desa Ngebong, Kecamatan Delanggu, Klaten, telah diamankan polisi. Selanjutnya, kasus tersebut ditangani Polres Sleman, Jogjakarta.

Karena kecelakaan tersebut, jalur utama Solo-Jogjakarta macet hingga sekitar 4 kilometer selama lebih kurang tiga jam. Badan bus memenuhi hampir seluruh ruas jalan ke arah barat (menuju Jogjakarta). Imbasnya, kemacetan juga terjadi di jalur menuju Solo. Seluruh kaca depan bus pecah.

Salah seorang saksi mata, Ponidi, 52, mengatakan bahwa kecelakaan terjadi karena bus tak terkendali. Yakni, setelah sopir berusaha menghindari Jamini yang tengah menyeberang jalan. "Kecepatan sedang. Sopir banting setir ke kanan sebelum bus kena pembatas jalan dan terguling," ungkap seorang penumpang yang duduk paling depan.

Sopir melakukan manuver lantaran korban mendadak berhenti di tengah jalan. Syamsu Tatang, dokter RS Bhayangkara yang menangani para korban, mengungkapkan bahwa korban tewas karena pendarahan serius di bagian kepala.

Kapolsek Kalasan Kompol Suparjo mengatakan, kasus tersebut dilimpahkan ke Polres Sleman lantaran ada korban tewas. (yog/jpnn/c10/ttg)

Sumber: Jawa Pos

No comments:

Post a Comment